Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Putra sang fajar

Kelabu yang tak usai Hilang asa, gugur Air mata, pertiwi-ku       Tapi, matahari tak henti bersinar       Kau datang       Saat gersang menerpa       Karna air mata mengalir Kau mencampakkan batu keluar Kau mengungkit batu di bencah Anginpun tak sanggup menerjang Kau-lah, putra sang fajar

Cara Jitu Hadapi Ujian Sekolah Tanpa Panik (Anti Mencontek Club!)

  Ujian. Kata yang sering bikin pelajar merinding, jantung berdebar, dan tiba-tiba jadi religius. Tapi, jujur aja, berapa banyak dari kita yang benar-benar siap ketika ujian datang? Kebanyakan sih baru buka buku pas H-1, itu juga sambil ngantuk-ngantuk. Aku pun dulu begitu. Tapi sejak kelas IX MTs, aku mulai sadar: ujian nggak bisa dilawan dengan santai-santai. Kalau mau hasilnya bagus, ya harus siap dari awal. Berbekal pengalaman pribadi dan proses jatuh-bangun belajar, aku mau berbagi tips dan trik menghadapi ujian sekolah—yang bukan cuma ampuh, tapi juga jujur dan tanpa kecurangan. Yuk simak bareng-bareng! 1. Ujian Itu Evaluasi, Bukan Hukuman Pertama-tama, mari ubah mindset dulu. Ujian itu bukan musuh, bukan beban, bukan juga ajang untuk saling sikut. Ujian adalah bentuk evaluasi. Kita jadi tahu seberapa jauh sudah memahami materi, dan apa yang masih perlu diperbaiki. Kalau kita menganggap ujian itu hanya sekadar formalitas atau "momok menakutkan", otomatis pers...

Full Day School: Solusi Pendidikan atau Sekadar Wacana?

  Wacana Full Day School sempat menggemparkan jagat pendidikan Indonesia saat dikemukakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu, Muhadjir Effendy . Sejak pertama kali diusulkan, pro dan kontra pun bermunculan, mulai dari orang tua, guru, hingga para pemerhati pendidikan. Tapi sebelum buru-buru menyetujui atau menolak, yuk kita bedah sama-sama secara santai namun kritis—karena, hey, ini menyangkut masa depan anak-anak bangsa juga, kan? Apa Itu Full Day School? Secara sederhana, Full Day School berarti kegiatan belajar-mengajar dilakukan seharian penuh, biasanya dari pagi hingga sore (sekitar pukul 07.00–16.00). Konsep ini tidak hanya menambah jam pelajaran akademis, tapi juga memasukkan pendidikan karakter , aktivitas non-akademik, dan pembinaan moral. Jadi bukan sekadar ‘menahan anak di sekolah’, tapi bertujuan agar waktu kosong mereka tidak dimanfaatkan untuk hal-hal negatif seperti kenakalan remaja. Argumen yang Mendukung Full Day School Banyak kalangan yang ...